Kumpulan Contoh Tembang Pucung, Guru Gatra, Guru Lagu, Dan Guru Wilangan juga Artinya

Mungkin karena itulah kenapa tembang Pocung lebih banyak berisi teka-teki yang terkadang bisa bersifat jenaka. Dari tembang Pucung manusia dituntut untuk berpikir, mengkaji, dan mencari jawaban atas teka-teki ini. Watak tembang macapat umumnya dimanfaatkan sebagai acuan untuk membikin lirik lagu, meski beberapa waktu hal ini tidak berlaku secara mutlak. Namun demikian, tembang macapat lebih hampir sering digunakan sebagai tembang yg berisi nasehat untuk hidup. Masing – masing untuk 11 tembang macapat memiliki ciri khasnya tersendiri, baik dari segi filosofi, watak, maupun kaidah.

Setiap bait tembang macapat memiliki baris kalimat yang disebut gatra dan setiap gatra punya sejumlah guru wilangan suku kata tertentu dan diakhiri dengan bunyi sajak final yang disebut guru lagu. Tembang pocung menggambarkan bahwasanya semua makhluk yang bernyawa akan menemui ajalnya ataupun akan. Tembang Pocung ialah salah satu tembang macapat yang menurut urutan tembangnya merupakan tembang terakhir di dalam khasanah tembang macapat yg memiliki makna perjalanan hidup manusia. Pocung berasal dari kata “pocong” yaitu ritual kematian setelah jasad dimandikan kemudian dibungkus dengan kain kafan yang disebut oleh istilah dipocong, dan selanjutnya baru dikuburkan. Pocung ialah tembang macapat yang menggambarkan perjalanan terakhir dari kehidupan manusia di dunia.

Tembang pocung merupakan salah 1 dari 11 tembang macapat puisi jawa yang sungguh-sungguh sederhana sekali. Nah pocung sediri diambil dari sebutan pocong adalah ritual kematian setelah jasad dimandikan serta kemudian dibungkus kain kafan. Selain itu ditambah juga dengan watak tembang pocung yang membuat tembang pocung bermakna sangat luhur. Saya harap artikel ini dapat menjadi referensi kalian dan menambah wawasan serta dapat bermanfaat.

Dikarenakan di setiap guru gatra dari tembang macapat ialah berbeda, untuk tembang macapat pucung memiliki guru gatra berjumlah 4. Ada dalam beberapa dari tembang macapat terkait berisi tebak-tebakan yang di sukai oleh anak-anak. Tidak ada satupun manusia yg tau apa yang jadi terjadi setelah kematiannya, keseluruhan menjadi teka-teki, dan pada orang berhak untuk menduga atas dasar tanda-tanda alam maupun kitab suci yang diyakini.

Contoh tembang macapat pocung yang diambil dari erat wulangreh karya sri susuhunan pakubuwana iv raja surakarta. Tembang macapat yang merupakan lagu jawa ini adalah kebanggaan bagi orang jawa. Pucung menceritakan tentang kebebasan dan tindakan sesuka hati sehingga pucung berwatak / biasa digunakan dalam suasana santai. Tembang pocung merupakan salah satu dari 11 Tembang Macapat yang sungguh-sungguh sederhana sekali. Tembang Pocung memiliki beberapa tema lalu artinya, misalnya tembang pocung tema pendidikan.

Jika dilihat secara keseluruhan, kesebelas tembang macapat bertutur mengenai perjalanan hidup manusia. Tembang macapat pucung digunakan juga untuk memberikan sebuah nasehat dalam berisi ajaran untuk orang supaya selalu berada di jalan yang benar di dalam mengarungi kehidupan di dunia ini yang full fana. Sedangkan watak dari tembang pucung berupa lucu, kesedihan, penuh teka-teki, kedudukan, humoris, tegas, kegembiraan dan nasehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *